Sabtu, 05 Desember 2009

Hallo.....

Hallo semua, perkenalkan my name is Adry but ma friends call me Adry (yaok ape bedene???), Saya baru belajar jadi tehnisi spesialis Hand Phone dan juga belajar spesialis Hewan wagagagagagaga.... emang dokter???, So karena masih sama-sama belajar dalam mereparasi maupun merusak HP jadi marilah melalui blog ini kita berbagi informasi terkini seputaran tips, trik, maupun tutorial reparasi ponsel. Mungkin tak banyak kata yang terucap karena tak ada yang memberikan apluss hik...hik..hik.. jadi sedih dicuekin. Selamat datang aja deh saya ucapkan bagi teman-teman dokter ponsel sekiranya dimana saya bisa mendapat tuntunan dan panutan dari teman-teman sekalian dalam mereparasi ponsel. "Salam Lestari"

CHINESE MODELS:

default user code: 1122, 3344, 1234, 5678
Engineer mode: *#110*01#
Factory mode: *#987#
Enable COM port: *#110*01# -> Device -> Set UART -> PS Config -> UART1/115200
Restore factory settings: *#987*99#
LCD contrast: *#369#
software version: *#800#
software version: *#900#
set default language: *#0000# Send
set English language: *#0044# Send
set English language (new firmware): *#001# Send

Other Secret Codes ,Chinese Models...
--------------------------------------------------------------------------------
Service codes Samsung :
E900 software version: *#5002*8376263#
E900 full reset: *2767*3855#
Service codes Spice:
S404 enable COM port: *#42253646633# -> Device -> Set UART -> PS -> UART1/115200
S410 engineer mode: *#3646633#
S900 software version: *#8375#
S900 serial no: *#33778#
Service codes Philips:
S200 enable COM port: *#3338913# -> Device -> Set UART -> PS -> UART1/115200
Service codes "Chinese" models:
default user code: 1122, 3344, 1234, 5678
Engineer mode: *#110*01#
Factory mode: *#987#
Enable COM port: *#110*01# -> Device -> Set UART -> PS Config -> UART1/115200
Restore factory settings: *#987*99#
LCD contrast: *#369#
software version: *#800#
software version: *#900#
Service codes BenQ:
software version: *#300#
test mode: *#302*20040615#
Service codes Pantech:
software version: *01763*79837#
service menu: *01763*476#
reset defaults (phone/user code reset to default): *01763*737381#
Service codes VK-Mobile 3xx, 5xx :
software version: *#79#
software version: *#837#
service menu: *#85*364# (hold #)
Service codes VK200, VK2000, VK2010, VK2020, VK4000:
software version: *#79#
service menu: *#9998*8336# (hold #)
reset defaults (phone/user code reset to default): *#9998*7328# (hold #)
Service codes LG :
software version: 2945#*#
KG300 NVRAM format: 2945#*# -> menu 15
Service codes Sony-Ericsson:
J100 software version: #82#
Service codes Fly:
M100 software version: ####0000#
2040(i) reset defaults: *#987*99# Send
MX200 reset defaults: *#987*99# Send
MX200 software version: *#900# Send
SL300m reset defaults: *#987*99# Send
SL300m software version: *#900# Send
SL500m reset defaults: *#987*99# Send
SL500m software version: *#900# Send
MP500 reset defaults: *#987*99# Send
MP500 software version: *#900# Send
Set language to English: *#0044#
Set language to Russian: *#0007#
Service codes Konka :
C926 software version: *320# Send
C926 set default language: *#0000# Send
C926 set English language: *#0044# Send
Service codes GStar :
GM208 (Chinese Nokea 6230+) engineering menu: *#66*#
Set language to English: *#0044#
Set language to Russian: *#0007#
Service codes Motorola :
Motofone F3 software version: **9999* Send
C113, C114, C115, C115i, C116, C117, C118 software version: #02#*
C138, C139, C140 software version: #02#*
C155, C156, C157 software version: #02#*
C257, C261 software version: #02#*
V171, V172, V173 software version: #02#*
V175, V176, V176 software version: #02#*
C168, W220 software version: *#**837#
W208, W375 software version: #02#*
E900 software version: *#5002*8376263#
E900 full reset: *2767*3855#
Service codes Spice :
S404 enable COM port: *#42253646633# -> Device -> Set UART -> PS -> UART1/115200
S410 engineer mode: *#3646633#
S900 software version: *#8375#
S900 serial no: *#33778#
Service codes Philips:
S200 enable COM port: *#3338913# -> Device -> Set UART -> PS -> UART1/115200



Minggu, 06 September 2009

Hp Aku Ko Ga Ada SInyaL Ya,.??

PROBLEM SIGNAL

Nokia memiliki dua cara system signalTransmite yang artinya pemancaran signal (TX) Received yang artinya penerimaan signal (RX) Beberapa part yang terkait disini hubungannya dengan TX dan RX adalah sebagai berikut:

PA (Power Amplifier)
Power amplifier atau daya penguat pemancaran signal ( Transmite Strength )yang terkait disini hanya hal pemancaraan sinyal saja (TX) Duplexer atau yg sering kita sebut antenna switch. Gabungan antara TX dan RX yang memungkinkan kita melakukan panggilan dua arah secara simultan atau bersamaan.
Terjadinya proses pengolahan sinyal masuk dan keluar. PA dan Duplexer adalah rangkaian yang sering menyebabkan handphone mati (shut down ) ketika kita akan melakukan panggilan.

HAGAR
Termasuk rangkaian penerima atau RX 75% dan sedikit pemancaran /TX

COBBA
Termasuk rangkaian yang sebagian besar pemancaran/TX terkait disini:Kuat pancar audio / suara yang dihasilkan, sehingga sering menyebabkan hp kurang keras suaranya. Termasuk self test dari main processor (CPU), sehingga seing terjadinya contak service jika terjadi kerusakan.
Real Time Clock
Sesuai namanya dimana process real time (ketepatan frequensi berjalan) kerusakan pada part ini akan menyebabkan :Ketepatan pembicaraan atau suara menjadi kurang tepat (beat atau temponya lambat ) Ketepatan power on dan power down menjadi terganggu , sehingga menyebabkan HP lama dihidupkan atau dimatikan.

CCONT
Adalah part dimana supply arus diproduksi untuk dialirkan ke masing2 komponen. Kerusakan pada part ini akan menyebabkan HP mati total.

FLASH IC
Adalah part dimana tempat program data dihasilkan untuk memerintah cpu melakukan tugasnya, khususnya disini perintah penerimaan dan pemancaran sinyal. Kerusakan pada Ic ini akan menyebabkan :Contack service karena self test gagal. Bar tanda sinyal tidak keluar walaupun operator name ada. Booting gagal shg Hp mati total
CPU (central prosesing unit )
Dimana semua perintah dijalankan oleh part ini mulai dari perintah pemancaran sinyal atau penerimaan. Kerusakan pada part ini terkadang malah susah cara mendeteksinya. Keseluruhan proses diatas akan gagal juga terkait rusaknya CPU ini.

Kerusakan paling banyak dan paling menjengkelkan adalah masalah sinyal. Ponsel semahal apapun tanpa ada signalnya tidak ada harganya. Juga bila membawa ponsel mahal sekalipun tapi problem pada signalnya maka bisa membuat malu pembawanya.Sinyal merupakan problem yang gampang-gampang susah bagi semua teknisi ponsel. Signal kebanyakan identik dengan PA atau IC PA, walau sebenarnya tidak benar seratus persen. Problem signal mempunyai banyak keterkaitan antara satu IC (komponen) dengan komponen yang lain. Untuk bisa menyelesaikan problem signal dibutuhkan beberapa syarat mutlak bagi setiap teknisi ponsel. Diantaranya : Teknisi harus mempunyai pengetahuan tentang fungsi tiap komponen, kedua, teknisi harus mempunyai alat test dan alat perbaikan, serta yang ketiga, teknisi harus mempunyai kemampuan lebih atau ilmu plus, maksudnya teknisi harus bisa memecahkan problem dengan tehnik yang berbeda.

Ada bebarapa macam tentang problem signal, diantaranya :
1. Signal lemah
2. Signal naik turun
3. Signal pada lokasi tertentu
4. Signal 5 detik
5. No signal
6. Signal 112 only
7. Signal drop
8. Signal semu
9. Signal sim tertentu

Langkah persiapan awal :

1.
Lakukan reset atau kembali pada pengaturan awal, yang dapat anda lakukan melalui menu lalu phone setting, setelah itu masukkan 12345.
2.
Lakukan panggilan 112 only atau jaringan manual, bila bisa maka IC RF dalam keadaan masih baik.
3.
Lakukan update pada software ponsel anda. Bisa juga melakukan downgrade bila dirasa perlu dan memang versi yang sebelumnya terlalu tinggi.
4.
Lakukan pengujian tegangan pada komponen seperti IC PA, IC RF, IC AUDIO, apakah sudah mendapat tegangan yang benar.

Bila langkah awal atau persiapan sudah kita lakukan tetapi ponsel masih bermasalah maka dapat dilakukan penggantian komponen sesuai kerusakan yang dialami oleh ponsel tersebut.

1. Signal lemah, lakukan penggantian pada IC PA, karena komponen ini berfungsi sebagai penguat.
2. Signal naik turun, dapat terjadi karena VCO sudah lemah, fungsi referensi nya sudah terabaikan.
3. Signal pada lokasi tertentu, gantilah IC PA nya, karena pasti memakai IC yang tidak orisinil, atau akibat penggantian antena nya.
4. Signal 5 detik, terjadi kerusakan pada IC CPU, bisa karena ponsel jatuh, namun bila bukan karena jatuh anda dapat melakukan flashing eeprom virgin, sehingga ponsel jadi normal kembali.
5. No. Signal, pada ponsel jatuh lebih banyak kerusakan pada IC Audio, fungsi konverternya tidak berhasil.
6. Signal 112 only, merupakan signal hanya dari IC RF, anda bisa mengganti IC PA karena sudah tidak fungsi lagi.
7. Signal drop, ini diakibatkan karena IC PA, walau IC PA sendiri masih berfungsi tapi pemakian arus yang sangat tinggi sekali, bisa mencapai 600 mA.
8. Signal semu, indikator tampak baik dan penuh, tapi tidak bisa melakukan panggilan, lebih banyak dikarenakan Antena, fungsi penghubung yang terputus.
9. Signal sim tertentu, dikarena program atau SW bisa dilakukan clear SP Lock dan bisa juga akibat penggantian IC PA tidak presisi atau IC PA tidak ori.

Rabu, 26 Agustus 2009

Red Light Blink On SE, Death

try to start your phone but the red light at the infrared port blinks 5 times and phone refuses to start. XS++ and SeTool 2 lite no longer detect your phone. Your computer also does not identify your phone. ANd its seems to be completely Dead..Read On, We will fix it.

Redlight blinking is a Sign of Low Battery or a Dead EROM. Some time during flashing the EROM goes dead or corrupt due to errors. If phone has a bad EROM it shuts down and does not start even if battery is charged to full.

Double Check that battery is not the problem before you proceed to flash the EROM.

In that case we have to repair the EROM. And now here we will discuss the easiest way to fix it.

Note: Before you use SeTool 2 lite you will need to have USB flash drivers installed. If you are visiting this website for the 1st time its highly likely that you do not have the USB Flash drivers installed. Please follow the USB flash driver installation tutorial in tutorials section to install them. And kindly borrow your friend’s Sony Ericsson Phone to install usb drivers because your phone is dead.

Using SeTool2 lite 1.11 we can fix this problem by this way.

1. Start SeTool 2 lite
2. Press Unlock\Repair Button, The first button.
3. Reinsert Battery
4. Connect phone holding 2+5
5. Wait, SeTool 2 lite will repair the EROM, it will flash it back.
6. Done